<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000001489</controlfield>
  <controlfield tag="005">20231107013146</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0823000036</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <controlfield tag="008">231107                d          1 ind  </controlfield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">978-62300-2617-1</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">899.2213</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">899.2213 DIN s</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Dini Salim</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">SUKI /</subfield>
   <subfield code="c">Dini Salim</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Cet 1</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
   <subfield code="b">PT Elex Media Komputindo,</subfield>
   <subfield code="c">2021</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">384 hlm ;</subfield>
   <subfield code="c">12,5x19,5 cm</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="600" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Fiksi Indonesia ,Prosa indonesia</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="500" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Senin kedua semester pertama kelas XI. Pelataran halaman masih lumayan sepi saat Suki tiba. Hanya ada beberapa anak rajin yang Suki hafal mukanya, tapi tidak namanya. Ada anggota OSIS yang kebagian piket dan beberapa staf kebersihan sekolah. Suki berjalan melewati lapangan voli menuju kelas sambil memasang earphone, mendengarkan lagu. Tiba-tiba saja sebuah tas melayang tepat di depan wajahnya. JAGAIN TAS GUE, LIK! teriak seseorang dari lapangan. Suki menoleh. Di sana ada dua cowok yang sedang saling memukul. Suki hanya menonton. Rasanya seperti melihat adegan film aksi, tetapi secara live. Gerakan mereka cepat. Pukul pipi kanan, tendang perut, saling menyeruduk. Kadang mengumpat dan meringis. Karena masih terlalu pagi, tidak ada yang berusaha menghentikan. Apa yang harus Suki lakukan? Apakah membantu mereka dan kemudian terlibat, atau lari saja?&#13;
&#13;
Senin kedua semester pertama kelas XI. Pelataran halaman masih lumayan sepi saat Suki tiba. Hanya ada beberapa anak rajin yang Suki hafal mukanya, tapi tidak namanya. Ada anggota OSIS yang kebagian piket dan beberapa staf kebersihan sekolah. Suki berjalan melewati lapangan voli menuju kelas sambil memasang earphone, mendengarkan lagu. Tiba-tiba saja sebuah tas melayang tepat di depan wajahnya. JAGAIN TAS GUE, LIK! teriak seseorang dari lapangan. Suki menoleh. Di sana ada dua cowok yang sedang saling memukul. Suki hanya menonton. Rasanya seperti melihat adegan film aksi, tetapi secara live. Gerakan mereka cepat. Pukul pipi kanan, tendang perut, saling menyeruduk. Kadang mengumpat dan meringis. Karena masih terlalu pagi, tidak ada yang berusaha menghentikan. Apa yang harus Suki lakukan? Apakah membantu mereka dan kemudian terlibat, atau lari saja?&#13;
&#13;
Senin kedua semester pertama kelas XI. Pelataran halaman masih lumayan sepi saat Suki tiba. Hanya ada beberapa anak rajin yang Suki hafal mukanya, tapi tidak namanya. Ada anggota OSIS yang kebagian piket dan beberapa staf kebersihan sekolah. Suki berjalan melewati lapangan voli menuju kelas sambil memasang earphone, mendengarkan lagu. Tiba-tiba saja sebuah tas melayang tepat di depan wajahnya. JAGAIN TAS GUE, LIK! teriak seseorang dari lapangan. Suki menoleh. Di sana ada dua cowok yang sedang saling memukul. Suki hanya menonton. Rasanya seperti melihat adegan film aksi, tetapi secara live. Gerakan mereka cepat. Pukul pipi kanan, tendang perut, saling menyeruduk. Kadang mengumpat dan meringis. Karena masih terlalu pagi, tidak ada yang berusaha menghentikan. Apa yang harus Suki lakukan? Apakah membantu mereka dan kemudian terlibat, atau lari saja?&#13;
Senin kedua semester pertama kelas XI. Pelataran halaman masih lumayan sepi saat Suki tiba. Hanya ada beberapa anak rajin yang Suki hafal mukanya, tapi tidak namanya. Ada anggota OSIS yang kebagian piket dan beberapa staf kebersihan sekolah. Suki berjalan melewati lapangan voli menuju kelas sambil memasang earphone, mendengarkan lagu. Tiba-tiba saja sebuah tas melayang tepat di depan wajahnya. JAGAIN TAS GUE, LIK! teriak seseorang dari lapangan. Suki menoleh. Di sana ada dua cowok yang sedang saling memukul. Suki hanya menonton. Rasanya seperti melihat adegan film aksi, tetapi secara live. Gerakan mereka cepat. Pukul pipi kanan, tendang perut, saling menyeruduk. Kadang mengumpat dan meringis. Karena masih terlalu pagi, tidak ada yang berusaha menghentikan. Apa yang harus Suki lakukan? Apakah membantu mereka dan kemudian terlibat, atau lari saja?</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">02373/PSMUH/B/2023</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
